Senin, 28 April 2014

The Other Contenders

Perebutan Piala Thomas akan berlangsung kurang dari sebulan lagi. Pergelaran yang keduapuluhdelapan ini diadakan di Siri Fort Sports Complex, New Delhi, India. 16 negara dimana 10 diantaranya dari benua Asia akan dibagi dalam 4 grup guna berlomba membawa pulang piala yang diberi nama sesuai dengan mantan pebulutangkis Inggris George Alan Thomas tersebut.

China sebagai juara bertahan dan Indonesia ditetapkan sebagai dua unggulan teratas di turnamen beregu ini dan dijagokan banyak orang untuk bertemu di final. Prediksi yang wajar dan logis sebenarnya mengingat kekuatan dan hasil-hasil yang diraih di turnamen individu. Namun, bulutangkis tetaplah olahraga dimana semua hal bisa saja terjadi dan tidak seabsolut matematika.

Berikut adalah negara-negara yang mungkin saja menggagalkan final ideal itu atau malah membawa pulang piala ke markas mereka masing-masing:

Korea sebagai runner-up gelaran sebelumnya di Wuhan jelas punya rasa penasaran yang besar untuk menuntaskan hasrat mereka. Negeri Ginseng ini tetap memiliki sektor ganda yang kuat dengan kombinasi-kombinasi yang unpredictable, apalagi pembatalan sanksi skorsing atas bintang mereka pasti menjadi suntikan moral yang besar bagi tim. Grafik menanjak Son Seung Mo hingga masuk top10 dan pengalaman Lee Hyun-Il juga bisa menjadi peluru senjata mereka.
Denmark sebagai ujung tombak pasukan non Asia tentu ingin membawa piala itu ke ranah aslinya Eropa untuk pertama kali dalam sejarah. Peningkatan form sang mantan juara dunia junior Viktor Axelsen tentu menjadi kejutan menyenangkan bagi mereka. Pemain yang disponsori Adidas itu akan menemani juara Eropa yang baru dinobatkan minggu kemarin Jan O Jorgensen dan HK Vittinghus di sektor tunggal. Di ganda negara Skandinavia ini punya peraih perak Olimpiade dan Kejuaraan Eropa terakhir, jelas sebuah pencapaian yang tidak bisa diremehkan begitu saja.
Selain kedua negara diatas ada Jepang yang memiliki tunggal dan ganda yang begitu stabil permainan dan hasil setiap turnamennya. Tiga ganda putra di top 15 jelas bukan main2, ditambah kombinasi Kenichi+Kento dan Sho di tunggal. Malaysia jika doublenya tiba2 on-fire atau tuan rumah dengan pasukan tunggalnya yang unpredictable dibawah dukungan ribuan orang jelas bisa menawarkan kejutan tersendiri.

Apapun hasilnya nanti Thomas Cup tahun ini menjanjikan pertarungan yang lebih seru dibanding 2-3 edisi sebelumnya dan sangat layak untuk dinantikan. Jadi siapa kuda hitam unggulan kalian?:D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar