Rangkaian turnamen Grand Prix Gold keatas yang dilangsungkan di benua biru usai bersamaan dengan berakhirnya final di Saarbucken pada minggu pertama bulan November. Setelah tiga minggu disuguhi aksi badminton yang mampu membuat mata melek meski pada jam yang tidak manusiawi, ada satu nomor yang menarik perhatian yaitu ganda campuran.
Ganda Campuran, nomor dimana Ko Sung Hyun/Kim Ha Na menjadi pemenang terbesar setelah mengoleksi 2 gelar Super Series di eropa dengan mengalahkan dua pasangan terbaik Indonesia di final, sedangkan di final Saarbucken, Mateusiak/Zieba menegaskan comeback mereka dengan gelar Bitburger GP Gold. Dan karena ini menjelang Rio, penulis ingin sedikit berkhayal siapa2 saja yang masuk ke daftar ideal 16 pasangan XD yang ikut Rio, tentu dengan patokan regulasi maksimal 2 pasangan per negara dan ada perwakilan setiap benua, jika memungkinkan.
Pasangan pertama tentu pemenang terbesar tur eropa kemarin, Ko Sung Hyun/Kim Ha Na. Setelah menjadi 1 dari 3 pasangan yang memberikan 6 game final SS(P) eropa yang 4 diantaranya sangat exciting, wajar kiranya kalo pasangan Hercules dan Damsel in Distress asal Korea ini menjadi nominasi pertama. Nominasi kedua adalah, Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba. Fakta bahwa Rio 2016 mungkin menjadi Olimpiade kelima, iya KELIMA bagi Mateusiak mestinya sudah cukup menjadi alasan memasukkan mereka sebagai nominator peserta olimpiade impian ini, kalo kurang silakan lihat rekaman final Bitburger dimana Mateusiak dan Zieba yang merupakan ibu 1 anak sangat mendominasi.
Nominator berikutnya dari para runner up, nama Lilyana Natsir jelas sudah menjadi legenda bulutangkis XD dunia dengan gelar juara dunia terbanyak di ganda campuran, wajar jika ia diberikan kesempatan terakhir mengejar emas Olimpiade yang masih belum didapat meski pasangannya menurut kami tidak sebaik saat Beijing. Dua runner up lainnya, Praveen Jordan/Debby Susanto dan Adcocks juga diikutsertakan ke Rio atas dasar penampilan impresif di Stade de Coubertin dan Saarbucken yang hanya kalah dari sang juara dan untuk Adcocks juga demi penyeimbangan ke benua Eropa.
Soal penyeimbangan kekuatan ke Eropa, rasanya perlu mengajak peraih perunggu London Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen selain pasangan yang sama ekspresifnya dengan Joachim yaitu Fuchs/Michels dan perempat finalis WBC 2015 Jacco Arends/Selena Piek untuk menemani Adcocks dan pasangan Polandia mengibarkan panji benua biru. Selain eropa, 1 pasangan Australia dan 2 pasangan benua Amerika juga akan ikut bertanding demi pemerataan dan mencoba menjegal dominasi Asia.
Lalu siapa yang akan mewakili Asia menghadapi 8 penghadang itu? Selain Ko/Kim, Owi/Butet dan Debby/Jordan yang sudah disebut diatas, rasanya kita harus memberi 2 wakil ke China karena mereka memiliki 4 pasangan di top 8 saat ini. Dan 2 pasangan yang dipilih adalah Liu Cheng/Bao Yixin dan Xu Chen/Ma Jin karena menurut kami akan lebih baik mempersilakan Zhang Nan dan Zhao Yunlei berkonsentrasi di MD dan WD. (lagian juga MJ n Yixin lebih eyes pleasing ketimbang ZYL, mengingat Rio nanti jamnya juga ngga manusiawi, ini perlu :p, *kabur sebelum dibantai admin zhangzhao)
3 pasangan sisanya adalah Chan Peng Soon Goh Liu Ying sebagai mantan top 4 dan juga lihat alasan diatas, Lee Chun Hei/Chau Hoi Wah karena reputasi mereka yang suka menyulitkan dan pernah meraih gelar Super Series. Serta Sudket Prapakamol/Saralee Thoungthongkam sang legenda Thailand sebagai peserta terakhir.
Sekali lagi, ini hanyalah daftar ideal berdasar khayalan penulis, dan saya ga bakal menggerutu siapapun peraih medalinya jika daftar ini benar terjadi. Kalo punya khayalan sendiri setelah baca ini, silakan share lho :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar