29 September 2014, sama seperti kebanyakan penikmat olahraga Indonesia, kami menunggu partai final ganda campuran Asian Games dengan hati lumayan dagdigdug. Ya badminton memang masih dianggap peluang terbesar medali bagi Indonesia. Dan karena ketegangan itu, maka saat final antara Alien melawan Naga, kami berusaha mencari pengalihan sekedar untuk menstabilkan detak jantung ini. Pengalihan itu kami dapat melalui info di foxsportsindo bahwa ada atlet Indonesia yang berlaga di final jam 17.00 bernama Maria Londa, karena kami tidak tahu cabang yang diikutinya maka diubeklah website resmi Incheon dan diketahui bahwa itu di atletik.
Jujur, nama yang terlintas di pikiran penulis kalo soal atletik adalah Ruwiyati dan Supriati Sutono, dua pelari wanita jarak menengah dan jauh Indonesia, lompat jauh bagi kami adalah buta sama sekali kecuali harus lompat jauh kalo penjaskes waktu sekolah dulu. Dengan pikiran demikian, kami buka tab final lompat jauh untuk menenangkan jantung dan berharap atlet Indonesia nggak jadi juru kunci.
Ketika tab dibuka, sebagian atlet sudah melakukan lompatan kedua, nama pelompat jauh Vietnam memimpin dengan lompatan sejauh 6,3 meteran dan ketika semua atlet menyelesaikan lompatan kedua, Londa berada di 8 besar dan Vietnam masih memimpin. Jantungpun agak tenang karena baguslah ngga juru kunci dan jujur saat itu lebih menyemangati atlet Vietnam sebagai sesama ASEAN dan ekspektasi awal yang asal ngga juru kunci.
Beberapa klikan refresh kemudian (kalo yang biasa livescore badminton AG pasti klik refresh berkali-kali) Bui Thi Thu Thao makin kokoh di puncak dengan lompatan 6.44, dan Maria Londa ada di posisi 2 dengan lompatan 6.40 meter. Disini badminton di tv mulai terabaikan dan mulai berharap medali diraih oleh Indonesia ya perunggulah setidaknya. Perhatian makin besar berarti tombol refresh makinn sering digunakan dengan mata tertuju pada baris nama kedua-keempat. Ketika usai lompatan terakhir Londa -yang mendapat urutan kedua/ketiga- bendera Merah Putih dengan tulisan INA disamping tidak ada pada baris yang dituju mata, kami pikir ya sudahlah kami cari dibawah lagi.
Whoa! betapa kagetnya kami ketika justru nama dan bendera yang dicari justru berada diurutan teratas. Maka dengan perhatian full ke ajang ini sekarang, kami mulai ngetwit hanya dengan kata medalist, dan ketika semua usai barulah kami tambahkan kata 3rd gold disana. Sekali lagi, selamat Maria Natalia Londa atas medali emasnya dan terima kasih atas pemberian pengalihan excitement bagi kami kemarin.
Pandangan seorang sports addict dari apa yang dilihatnya di live tv atau layar livescore
Tampilkan postingan dengan label athletics. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label athletics. Tampilkan semua postingan
Selasa, 30 September 2014
Kamis, 11 Oktober 2012
ALDS: Tale of Blown Saves
Detroit Tigers butuh 1 kemenangan lagi untuk lolos ALCS dan unggul 3-1 atas Oakland, closer Jose Valverde masuk dari bullpen. Itu berarti Tigers akan mengakhiri dongeng cinderella moneyball jilid dua Oakland dan Justin Verlander bersiap untuk game pertama ALCS kan? SALAH BESAR. Josh Reddick, Donaldson, dan Seth Smith menyambut Valverde dengan single, double dan double untuk menyamakan kedudukan 3-3. Tidak hanya itu saja, 2 out kemudian, coco crisp memukul bola lemparan Valverde ke daerah kanan lapangan dan Seth Smith kembali ke homebase sehingga kedudukan berbalik 4-3 untuk kemenangan Oakland. Keangkeran Coliseum berlanjut dan memaksa Tigers untuk memasang Verlander di game penentuan besok dan berharap JV menghentikan cerita cinderela moneyball II sebelum memikirkan semua kemungkinan tentang ALCS.
Beberapa jam sebelumnya di New York, Orioles unggul 2-1 dan closer Jim Johnson sudah mendapat 1 dari 3 out yang dibutuhkannya. Lalu drama terjadi, Girardi menarik Alex Rodriguez dan memasukkan Raul Ibanez untuk menghadapi Johnson. Out yang lebih mudah kan? Tidak juga, karena Ibanez memukul homerun untuk menyamakan kedudukan 2-2 dan memaksa inning tambahan. 3 inning kemudian, Ibanez kembali memukul home run kali ini dari lemparan Brian Matusz nyaris ke tempat yang sama dan membuat Yankees menang 3-2 dan unggul 2-1 di ALDS
So, kegagalan closer adalah cerita utama ALDS hari ini
Beberapa jam sebelumnya di New York, Orioles unggul 2-1 dan closer Jim Johnson sudah mendapat 1 dari 3 out yang dibutuhkannya. Lalu drama terjadi, Girardi menarik Alex Rodriguez dan memasukkan Raul Ibanez untuk menghadapi Johnson. Out yang lebih mudah kan? Tidak juga, karena Ibanez memukul homerun untuk menyamakan kedudukan 2-2 dan memaksa inning tambahan. 3 inning kemudian, Ibanez kembali memukul home run kali ini dari lemparan Brian Matusz nyaris ke tempat yang sama dan membuat Yankees menang 3-2 dan unggul 2-1 di ALDS
So, kegagalan closer adalah cerita utama ALDS hari ini
Rabu, 10 Oktober 2012
LDS update 10 Oktober
Kegagalan cincinati reds memanfaatkan performa baik Homer Bailey (7 IP, 1H, 1 ER) dan kalah dari SF Giants 2-1 dalam extra inning di partai ketiga NLDS yang berlangsung di Great American ballpark, tadi pagi waktu indonesia barat, dapat membuat momentum berbalik untuk Giants di seri ini.
Meski Reds bermain di kandang di 2 partai sisa dan hanya membutuhkan satu kemenangan lagi, tetapi cederanya Johnny Cueto membuat reds tampaknya memasang Mat Latos yang baru saja kembali dari cedera sebagai starter. Di lain pihak, Giants sudah memastikan Barry Zito sebagai starter, memang zito sempat mengalami penampilan yang roller-coaster tetapi cukup stabil belakangan ini, belum lagi Giants masih memiliki peraih 2 kali NL Cy Young award, Tim Lincecum yang bisa tampil dari bullpen ataupun starter di game ke 5 jika giants menang partai besokpagi jam 3 WIB. So, reds lebih tertekan untuk memenangi NLDS ini 3-1 daripada harus menghadapi rubber game dimana segalanya bisa menjadi momen penting seperti error Chipper Jones pada saat braves vs cardinals beberapa hari lalu.
Di partai lain, Oakland Athletics memperpanjang nafasnya di ALDS setelah mengalahkan Detroit Tigers 2-0 di Oakland. Tangkapan Coco Crisp yang menggagalkan home run Prince Fielder di inning kedua menjadi titik penting partai ini.
Biarpun begitu, kami melihat Tigers lebih berpeluang melaju ke ALCS karena bisa menampilkan AL MVP dan Cy Young musim lalu, Justin Verlander. Faktor Verlander sepertinya akan mampu menetralkan keangkeran Colliseum, dimana Oakland Athletics memenangi 9 dari 10 partai terakhir disana.
Langganan:
Postingan (Atom)