Jumat, 20 Juni 2014

Which cream are they?

In the end, cream always rise to the top. Ungkapan yang sering digunakan di olahraga populer di AS terutama basket, ungkapan yang menggambarkan bahwa pada akhirnya yang terbaiklah yang berada di puncak. Ungkapan itu memang benar terbukti di final NBA tahun ini dengan Spurs dan Heat sebagai juara dan finalis memang 2 tim terbaik NBA tahun ini. Hal yang menurut kami juga benar adanya di bulutangkis.

Gelaran BCA Indonesia Open Super Series Premier yang berlangsung pekan ini memang hanya turnamen tahunan belaka, namun statusnya sebagai salah satu turnamen berlevel tertinggi BWF jelas membuat turnamen ini dipenuhi ksatria-ksatria terbaik lapangan karpet. Fakta bahwa hanya 3 wakil tuan rumah di perempat final menunjukkan bahwa dari sekian banyak pemain-pemain negeri ini memang untuk saat ini hanya ketiga pasang ganda itulah yang siap bersaing berebut posisi menjadi creme de la creme.

Lalu kemana yang lain, bukankah negeri ini lebih dari 3 pasang itu? Kami menggolongkan pemain-pemain lain menjadi tiga bagian yaitu:
1. kelompok yang tidak akan pernah lagi menjadi creme de la creme, pemain yang secara usia atau kemampuan memang tidak mampu lagi bersaing di level kompetisi terbaik, salut untuk mereka jika memang mereka  pernah menjadi yang teratas tapi pada saat ini mereka hanya menikmati permainan.
2. kelompok yang masih membentuk diri menjadi cream, kelompok yang menganggap ajang ini sebagai uji ukur coba-coba, semacam heat check kalau di basket, mengukur sudahkah mereka mampu bersaing di ajang yg terbaik atau harus diproses lagi untuk menjadi cream yang baik.
3. kelompok yang pada saat itu ada cream yang lebih enak. kelompok ini memang sudah layak bersaing dan pantas berada di level ini, hanya saja 1-2 pukulan here and there belum memihak kepada mereka, ketiga pasang yang tersisa juga akan masuk kelompok ini jika tidak menjadi juara.

Well, kita tentu berharap yang di kelompok 2 akan menjadi kelompok 3 bukan malah menurun menjadi kelompok 1, sehingga tidak ada pembinaan yang sia-sia. Jadi pemain yang kalian sukai ada dikelompok mana sekarang? Dan selamat menikmati sisa gelaran BCA IOSSP untuk mengetahui siapa creme de la creme tahun ini. Keep rocking Jakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar