Rabu, 10 Desember 2014

Dubai 2014: Lovey Dovey Couple Turn To Reign?

Super Series Finals, suatu ajang yang secara prestise diharap menyerupai ATP World Tour Final ataupun WTA Championship, dimana 8 pemain/pasangan terbaik dan paling konsisten di setiap nomor beradu tanding di akhir musim untuk satu gelar terakhir dan tentu saja memuaskan fans dengan partai-partai menarik. Dalam penyelenggaraan ketujuh yang akan digelar di Hamdan Sports Complex Dubai, tampaknya gengsi itu akan meningkat, apalagi pihak sponsor dan penyelenggara menyediakan dana 1,6 juta dollar suatu jumlah yang cukup besar dalam standar badminton sebagai hadiah dan segala macam fasilitasnya termasuk akomodasi dan transportasi ke Dubai.

Berbicara tentang 8 pasangan terbaik, ganda campuran dan ganda putra adalah 2 nomor yang menampilkan ke 8 pasangan terbaik selama 2014 tanpa dibatasi cedera, hukuman ataupun kuota negara. Ganda campuran, nomor yang dalam enam penyelenggaraan sebelumnya dikuasai Denmark dan China melalui Thomas Laybourn/Kamila Rytter-Juhl, Joachim Fischer Nielsen/Christina Pedersen (3 gelar) dan Zhang Nan/Zhao Yunlei (2 gelar)  tampaknya akan melanjutkan tradisi itu.

Pasangan kekasih yang menjadi pemuncak dalam dua gelaran Super Series terakhir pada tahun 2014 yang berlangsung di Asia Timur, layak untuk difavoritkan dalam ajang ini meskipun ranking Dubai mereka hanyalah kedua. Inkosistensi pasangan fantastic four lainnya juga menjadi penyebab prediksi ini. Nielsen/Pedersen sebagai juara bertahan SSF dan mengincar hattrick justru tidak bermain bersama di Asia timur, hal serupa juga dialami Ahmad/Natsir yang tidak bernain bersama di Hongkong. Problem bagi pasangan Indonesia juga ada pada mood sang pasangan cowo yang menikah tahun ini, hal yang sama juga terjadi pada Xu Chen/Ma Jin yang mempunyai rekor sangat tidak enak dilihat terhadap Zhang/Zhao.

Diluar fantastic four, baru sembuhnya Kim Ha Na membuat agak sulit untuk membayangkan pasangan Korea ini mampu menghadang Zhang/Zhao lagi ataupun pasangan fantastic 4 lainnya. Sudket/Saralee dan Fuchs/Michels pun berada di tingkat yang sama dengan pasangan Korea dalam hal berharap kejutan. Barangkali kalau dilihat dari form turnamen terakhir dan kesiapan, mantan pasangan kekasih dari Inggris yang lebih bisa disejajarkan dengan pasangan kekasih asuhan Li Yongbo itu.

Ya inilah 8 pasangan terbaik, tapi tampaknya pasangan kekasih akan meneruskan tradisi, atau tidak?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar