Sabtu, 15 November 2014

The Race Is On

Super Series Finals, suatu ajang yang secara prestise diharap menyerupai ATP World Tour Final ataupun WTA Championship, dimana 8 pemain/pasangan terbaik dan paling konsisten di setiap nomor beradu tanding di akhir musim untuk satu gelar terakhir dan tentu saja memuaskan fans dengan partai-partai menarik. Tapi dalam 5-6 tahun pertama sejarahnya, Super Series Finals malah terkesan menjadi turnamen asal-asalan bahkan sempat suatu waktu harus ditunda cukup lama karena ketiadaan sponsor. Tahun ini, mungkin akan berubah karena BWF mampu mengamankan sponsor dari Metlife dan Dubai bahkan me-rebrand superseries ranking menjadi Destination Dubai Ranking dan menyediakan hadiah lumayan besar untuk standar badminton.

Destination Dubai Ranking hanya mengambil hasil yang diraih pemain dari Super Series dan Super Series Premier dengan catatan kuota per negara dibatasi maksimal 2 entry per nomor. Dan Thaihot China Open Super Series Premier yang telah mencapai semifinal hari ini adalah seri kedua terakhir sebelum rangkaian Super Series ditutup pekan depan di Hongkong. Semifinal hari ini dibuka dengan pertandingan Tian Qing/Zhao Yunlei melawan Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi di ganda putri. Duel antara juara dunia melawan ranking 1 dunia dan ranking 1 Destination Dubai Ranking yang diatas kertas tentunya menjadi duel yang menarik untuk ditunggu. Duel yang mungkin terjadi lagi di Dubai karena 2 pasangan ini sudah memastikan lolos bersama juara Asian Games Greysia/Nitya, juara Eropa Rytter-Juhl/Pedersen, Reika/Miyuki, si kembar Luo, Jung Kyung Eun/Kim Ha Na dan Jang Ye na/Kim So Young. Dan tentu saja 8 pasangan ini cukup menarik untuk dilihat mata.

Jika ganda putri sudah memastikan kedelapan pesertanya seusai Thaihot China Open, tidak demikian dengan nomor-nomor lainnya. Di ganda campuran selain pasangan fantastic four yang nyaris selalu mendominasi turnamen, 2 tiket lain diambil oleh Ko Sung Hyun/Kim Ha Na dan Sudket P/Saralee T. Sementara pasutri Adcocks, Fuchs/Michels dan Riky/Richi masih akan memperebutkan 2 tiket sisa di Hongkong. Di tunggal putri, persaingan akan terjadi antara 3 tunggal Jepang, Eriko, Sayaka dan Akane memperebutkan 1 tiket yang muncul karena dibatasinya kuota CHN sehingga salah satu diantara trio Xuerui-Shixian-Yihan harus puas hanya menjadi penonton.

Persaingan seru terjadi di sektor putra, di ganda ada 6 pasang yang sudah lolos termasuk Lee/Tsai, Lee/Yoo, Boe/Mogensen dan Ahsan/Hendra. 2 tiket lagi diperebutkan beberapa pasangan termasuk sang juara dunia Ko Sung Hyun/Shin Baek Cheol dan Fu Haifeng/Zhang Nan yang dengan medali emas Olimpiade di leher mereka biarpun dengan pasangan/dari nomor yang berbeda tentu tidak bisa dianggap biasa saja. Di tunggal, lebih chaotic lagi, hukuman terhadap Dato dan melejitnya Chou Tien Chen serta Srikanth menjadi penyebab kekacauan persaingan yang tampaknya akan seru di Hongkong, Baru sang juara dunia, Chen Long, juara BCA IOSSP, Jan O Jorgensen, pahlawan Thomas Cup Jepang, Kento Momota, serta motor Korea di Incheon, Son Wan Ho yang lolos ke Dubai. 4 tiket lainnya akan menjadi pertarungan antara Chou Tien Chen, Hu Yun, Parupalli, Srikanth, Tago, Tommy, Ueda, Vittinghus dan Zhengming.

So yes the race is on. Lets enjoy the rest of Superseries this year

Tidak ada komentar:

Posting Komentar